pelayanan bimbingan dan
konseling memerlukan berbagai landasan, diantaranya:
1. Landasan
Filosofis: Landasan filosofis memberikan pemikiran-pemikiran tentang hakikat
dan tujuan hidup manusia dipandang dari perspektif filsafat untuk menemukan
hakikat manusia secara utuh mengingat bimbingan konseling akan selalu berkaitan
dengan manusia sebagai objeknya.
2. Landasan
Historis: Landasan histories menjelaskan alur/ sejarah kemunculan bimbingan
konseling pertama kali, yang menjadi titik awal lahirnya Bimbingan konseling
untuk dijadikan refleksi bagi bimbingan dan konseling kedepan dalam rangka
menghasilkan pelayanan yang lebih baik lagi.
3. Landasan
Religius: Landasan religius menggambarkan sisi-sisi agama yang perlu dikorek,
diaplikasikan kedalam pelayanan bimbingan dan konseling karena bimbingan dan
konseling tidak akan lepas dari manusia sebagai objeknya dan realitas bahwa
manusia merupakan makhluk religius.
4. Landasan
Psikologis: Landasan psikologis menggambarkan sisi-sisi psikis individu, sisi
psikis tersebut berkenaan dengan motif, motivasi, pembawaan dan lingkungan,
perkembangan individu, belajar, balikan dan penguatan dari kepribadian.
Mengingat klien memiliki psikis yang berbeda maka konselor harus memahami
tentang landasan psikologis
5. Landasan Sosial
Budaya: Landasan social budaya menunjukkan pentingnya gambaran aspek-aspek
social budaya yang mewarnai kehidupan seseorang. Aspek social budaya inilah
yang membentuk individu selain factor pembawaan, tepatlah jika landasan ini
menjadi bahan pertimbangan dalam memberikan pelayanan bimbingan konseling.
6. Landasan Ilmiah
dan Teknologi: Landasan ilmiah dan teknologi membicarakan tentang sifat-sifat
keilmuan bimbingan dan konseling. Bimbingan dan konseling sebagai ilmu yang
multireferensial menerima sumbangan dari ilmu-ilmu lain dan teknologi,
penelitian dalam bimbingan dan konseling memberikan masukan penting bagi
pengembangan keilmuan Bimbingan konseling.
7. Landasan
Pedagogis: Landasan pedagogis mengemukakan bahwa bimbingan merupakan salah satu
bagian dari pendidikan yang amat penting dalam upaya untuk memberikan bantuan
(pemecahan-pemecahan masalah) motivasi agar peserta didik dapat mencapai tujuan
pendidikan yang diharapkan.
#R
#R
Tidak ada komentar:
Posting Komentar