Konseling
kelompok, menurut Pauline Harrison adalah konseling yang terdiri dari 4-8
konseli yang bertemu dengan 1-2 konselor. Dalam prosesnya, konseling kelompok
dapat membicarakan beberapa masalah, seperti kemampuan dalam membangun hubungan
dan komunikasi, pengembangan harga diri, dan keterampilan-keterampilan dalam
mengatasi masalah. Pengertian tersebut sejalan dengan pendapat Juntika Nurishn
yang mengatakan bahwa Konseling kelompok adalah suatu bantuan kepada individu
dalam situasi kelompok yang bersifat pencegahan dan penyembuhan, serta
diarahkan pada pemberian kemudahan dalam perkembangan dan pertumbuhan.13 Gazda
menjelaskan pengertian konseling kelompok sebagai berikut: “Konseling kelompok
merupakan suatu proses interpersonal yang dinamis yang memusatkan pada usaha
dalam berfikir dan tingkahlakutingkahlaku, serta melibatkan pada fungsi-fungsi
terapi yang dimungkinkan, serta berorientasi pada kenyataan-kenyataan,
membersihkan jiwa, saling percaya mempercayai, pemeliharaan, pengertian,
penerimaan dan bantuan fungsi-fungsi dari terapi itu diciptakan dan dipelihara
dalam wadah kelompok kecil melaui sumbangan perorangan dalam anggota kelompok
sebaya dan konselor.
Tujuan tertentu dan untuk mempelajari atau menghilangkan
sikap-sikap serta perilaku tertentu. Dari pernyataan diatas dapat ditarik
kesimpulan bahwa layanan konseling kelompok pada hakikatnya adalah suatu proses
antar pribadi yang dinamis, terpusat pada pikiran dan perilaku yang disadari,
dibina dalam suatu kelompok kecil mengungkapkan diri kepada sesama anggota dan
konselor, dimana komunikasi antar pribadi tersebut dapat dimanfaatkan untuk
meningkatkan pemahaman dan penerimaan diri terhadap nilai-nilai kehidupan dan
segala tujuan hidup serta untuk belajar perilaku tertentu ke arah yang lebih
baik dari sebelumnya”
Winkel menjelaskan konseling kelompok merupakan
pelaksanaan proses konseling yang dilakukan antara seorang konselor profesional
dan beberapa klien sekaligus dalam kelompok kecil. Sementara itu menurut Gazda
konseling kelompok merupakan hubungan antara beberapa konselor dan beberapa
klien yang berfokus pada pemikiran dan tingkah laku yang disadari. Ia
menyatakan bahwa konseling kelompok ini bertujuan untuk memberikan dorongan dan
pemahaman pada klien untuk memecahkan masalahnya
.jpg)
Herna pabisa
BalasHapusIrmayanti Mangopo
BalasHapusWAHYUNI HERIANTI
BalasHapusSYAHRUMI
BalasHapusERWANTO LINGGI ALLO
BalasHapusMISWAR AMIR
BalasHapusSRI WAHYUNI
BalasHapusELDWINY PUTRI RL
BalasHapusBenyamin Rappa
BalasHapusTerima kasih materinya
BalasHapusterima kasih materinya bu
BalasHapusRISMAYANI
BalasHapus