Sabtu, 18 Mei 2024

Bimbingan Konseling Perkembangan

 

A. Pendekatan Perkembangan dalam Bimbingan di Taman Kanak-Kanak

            Bimbingan perkembangan merupakan suatu bentuk layanan bantuan yang diberikan oleh guru kepada anak didik dalam upaya membantu memecahkan berbagai masalah yang dihadapi anak dan mengembangkan berbagai aspek kemampuan anak. Bimbingan perkembangan dirancang dengan memperhatikan berbagai kebutuhan, kemampuan, minat, dan masalah-masalah dalam perkembangan anak. Penciptaan lingkungan perkembangan yang kondusif menjadi faktor utama dalam pendekatan perkembangan, karena perkembangan yang sehat akan berlangsung dalam interaksi yang sehat antara anak didik dengan lingkungannya.

       Dalam pendekatan perkembangan tercakup juga pendekatan-pendekatan lain. Pembimbing yang melaksanakan pendekatan perkembangan sangat mungkin melakukan intervensi krisis, remedial, mengembangkan program pencegahan dan menggunakan kurikulum bimbingan (guidance curriculum) yang komprehensif (Baker, 1992; Myrick, 1993 dalam Muro & Kottman, 1995 : 5). Upaya bantuan yang diberikan terarah kepada pengembangan seluruh aspek perkembangan yang mencakup akademik (intelektual), sosial-pribadi, dan karir. (Reynolds, 1993 dalam Muro & Kottman, 1995 : 5). Dalam pendekatan perkembangan, perolehan perilaku yang diharapkan terbentuk pada anak didik, dirumuskan secara komprehensif dan rumusan itu akan menjadi dasar bagi pengembangan program bimbingan. 

B. Prinsip-prinsip Bimbingan Perkembangan 
            Menurut Muro & Kottman (1995 : 50) bimbingan perkembangan adalah program bimbingan yang di dalamnya mengandung prinsip-prinsip sebagai berikut. 1. Bimbingan dan konseling diperlukan oleh seluruh anak Setiap anak membutuhkan layanan bimbingan perkembangan. Hal ini didasarkan bahwa tidak ada individu yang tidak bermasalah. Layanan bimbingan tidak hanya diperuntukkan bahwa anak bermasalah tetapi perlu menjadi upaya bantuan yang diberikan untuk seluruh anak didik. Semua anak perlu memperoleh pemahaman tentang dirinya, dan juga pemahaman tentang lingkungan di sekitarnya. 2. Bimbingan dan konseling perkembangan difokuskan pada upaya membelajarkan anak. Bimbingan perkembangan diarahkan untuk membantu tercapainya proses pembelajaran anak. Proses bimbingan tidak terlepas dari proses pembelajaran secara keseluruhan, dengan kata lain bimbingan dan pembelajaran merupakan suatu proses yang terpadu yang diarahkan agar terjadinya proses belajar pada diri anak. 3. Konselor dan guru merupakan fungsionaris bersama dalam program bimbingan perkembangan. Dalam jenjang pendidikan dasar khususnya taman kanak-kanak, guru selain berperan sebagai pengajar juga berperan sebagai pembimbing dalam upaya membantu tumbuh kembangnya anak. Guru memiliki peran strategis dalam membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi anak dan menciptakan iklim yang sehat dalam menunjang proses belajar dan perkembangan yang terjadi. 4. Kurikulum yang diorganisasikan dan direncanakan merupakan bagian penting dalam bimbingan perkembangan.


14 komentar: