Jumat, 08 Maret 2019

Lasting in Love



Manusia itu menjawab, “Abadi dalam Cinta, dalam diri manusia bila di ukir dengan kesederhanaan,  penuh kasih sayang dan kepercayaan.”

(Rukaya)
Senja berawan menambah rona merah semakin nampak di ufuk barat. Ku duduk pinggir laut di bawah sebatang pohon kelapa tak beralaskan apa-apa. Lamunanku menerawan ke mana-mana, namun entah apa yang menyebabkan pikiranku terfokus pada seorang teman kecilku hingga beranjak dewasa. Sebuah pertanyaan singkat dari dia yang tak pernah kulupa, “kamu pernah merasakaan cinta abadi ? sekarang  kamu rasakaan cinta abadi itu ?.”
Aku menjawab “cinta abadi ? aku rasakaan cinta abadi itu sebatang.” Ia bertanya “Sebatang apa ?”, aku lagi jawab “kamu cari sebatang makanan yang membuatmu merasakaan kemanisaan yang tidak pernah hilang dan kan selalu melekat dalam hatimu, itulah cinta abadi”. Ia bingung dengan pertanyaanku, dia berkata “Dimana aku dapatkaan cinta abadi itu dengan sebatang makanan?”. Aku jawab dengan senyum “Sebatang cinta itu, berada segengam kasih sayang yang akan senantiasah di berikan oleh orang-orang yang menyangi kamu. Cukup kamu cari, dan tanyakaan pada dirimu. Bila kamu sudah tau, kembali kepadaku dan beritau aku kalau kamu dapatkaan cinta abadi itu dengan sebatang makanan.” Ia pun pergi dalam keadaan binggung dengan kata-kataku.
Lalu, kenapa cinta sebatang itu tidak terkenal ? ada apa dengan sebatang itu, yang pastinya. Setiap manusia dalam hidupnya mau memiliki cinta yang abadi yang takkan terpisahkaan di dunia maupun diakhirat nanti. Cinta kan selalu membuat kita bermimpi, pertanyaan yang akan selalu muncul, apa yang akan terjadi dengan cinta sebatang ? terus, kenapa cinta itu mengalir di setiap sanubari manusia ? atau, mungkinkah cuman orang-orang yang tertentu mendapatkaan mimpi terindah dalm cinta abadinya ? Tapi, bukankah setiap orang bebas merasakaan cinta abadi dengan sebatang cinta, bukanka setiap kesulitan cinta kita pecayai ada cinta abadi dalam diri manusia yang tak akan terpisahkaan sampai kapan pun.
Cinta abadiku bukan hanya mimpi, namun kan terukir dalam hatiku yang paling dalam. Cinta biasa akan selalu ada kenangan, dan orang-orang tertentu yang pernah singgah di hati kita dan meninggalkan jejak langkah di hati kita dan kita pun akan merasakaan hal itu dalam sanubari kita. Namun itu hanya sementara, lasting in love berada di dekatmu.

Selanjutnya Tunggu Novel “lasting in love”, Rukaya. Wassalam... :) 



5 komentar: