Konsep Diri =
Menilai Diri Sendiri
Langkah - langkah untuk memiliki
konsep diri yang positif sebagai berikut :
1. Bersikap Secara Obyektif dalam Mengenali Diri
Sendiri
Jangan abaikan pengalaman positif atau pun keberhasilan sekecil apapun
yang pernah dicapai. Lihatlah talenta, bakat dan potensi diri dan carilah cara
dan kesempatan untuk mengembangkannya. Janganlah terlalu berharap bahwa Anda
dapat membahagiakan semua orang atau melakukan segala sesuatu sekaligus. ( You
can't be all things to all people, you can't do all things at once, you just do
the best you could in every way )
2. Hargailah Diri Sendiri
Tidak ada orang lain yang lebih
menghargai diri kita selain diri sendiri. Jikalau kita tidak bisa menghargai
diri sendiri, tidak dapat melihat kebaikan yang ada pada diri sendiri, tidak mampu
memandang hal-hal baik dan positif terhadap diri, bagaimana kita bisa
menghargai orang lain dan melihat hal-hal baik yang ada dalam diri orang lain
secara positif? Jika kita tidak bisa menghargai orang lain, bagaimana orang
lain bisa menghargai diri kita ?
3. Jangan Memusuhi Diri Sendiri
Peperangan terbesar dan paling
melelahkan adalah peperangan yang terjadi dalam diri sendiri. Sikap menyalahkan
diri sendiri secara berlebihan merupakan pertAnda bahwa ada permusuhan dan
peperangan antara harapan ideal dengan kenyataan diri sejati (real self). Akibatnya, akan timbul
kelelahan mental dan rasa frustrasi yang dalam serta makin lemah dan negatif
konsep dirinya.
4. Berpikir Positif dan Rasional
"We are what we think. All that we are arises with our thoughts.
With our thoughts, we make the world " (The Buddha)
Jadi, semua itu banyak tergantung
pada cara kita memandang segala sesuatu, baik itu persoalan maupun terhadap seseorang. Jadi, kendalikan
pikiran kita jika pikiran itu mulai menyesatkan jiwa dan raga.
Al-Qur'an telah
mendorong kepada manusia untuk memperhatikan dirinya
sendiri,keistimewaannya dari makhluk lain dan proses penciptaan
dirinya. Ayat-ayat di bawah ini dapat dijadikan sebagai renungan
tentang siapa diri manusia. “Dan
di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi
orang-orang yang yakin, dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka
apakah kamu tiada memperhatikan? (QS. Adz-Dzariyat:20-21)”.
BY: RUKAYA, S.Pd., M.Pd

herna pabisa
BalasHapus