A. Pengertian Bimbingan dan Konseling
Bimbingan dan konseling
(guidance and counseling) diibaratkan
dua sisi mata uang yang sulit dipisahkan namun, secara konsep dan teoritis
sebenarnya pengertian bimbingan berbeda dengan konseling.
Untuk memperjelas
pengertian istilah tersebut berikut ini dikemukanan pengertian bimbingan dan
pengertian konseling.
1.
Pengertian Bimbingan
Bimbingan merupakan
terjemahan dari bahasa Inggris “guidance”.
Secara harfiyah istilah “guidance” dari
akar kata “guide” berarti: (1)
mengarahkan (to direct), (2) memandu
(to pilot), (3) mengelola (to manage), dan (4) menyetir (to steer). Banyak pengertian bimbingan
yang dikemukakan oleh para ahli, diantaranya sebagai berikut.
Menurut Jones, Staffire
& Stewart yang dikutip oleh Prayitno dalam buku Dasar-Dasar Bimbingan dan
Konseling berpendapat bahwa:
Bimbingan adalah
bantuan yang diberikan kepada individu dalam membuat pilihan-pilihan dan
penyesuaian-penyesuaian yang bijaksana. Bantuan itu berdasarkan atas prinsip
demokrasi yang merupakan tugas dan hak setiap individu untuk memilih jalan
hidupnya sendiri sejauh tidak mencampuri hak orang lain. Kemampuan membuat
pilihan seperti itu tidak diturunkan (diwarisi), tetapi harus dikembangkan.
Menurut Rochman
Natawidjaja yang dikutip oleh Syamsu Yusuf dan Achmad Juntika Nurihsan dalam
buku landasan Bimbingan dan Konseling mengartikan bahwa:
Bimbingan sebagai suatu
proses pemberian bantuan kepada individu yang dilakukan secara
berkesinambungan, supaya individu tersebut dapat memahami dirinya, sehingga dia
sanggup mengarahkan dirinya dan dapat bertindak secara wajar, sesuai dengan
tuntutan dan keadaan lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat dan kehidupan
pada umumnya.
Berdasarkan
pendapat di atas maka penulis dapat menyimpulkan bahwa bimbingan adalah bantuan
yang diberikan kepada individu secara berkesinambungan atau terus-menerus agar
individu dapat memahami dirinya, sehingga dia mampu menentukan pilihannya
sendiri.
2.
Pengertian Konseling
Konseling
merupakan bagian integral dari bimbingan. Konseling juga merupakan salah satu
teknik dalam bimbingan. Konseling merupakan inti dalam bimbingan. Ada yang
menyatakan bahwa konseling merupakan “jantungnya” bimbingan. Sebagai kegiatan
inti atau jantungnya bimbingan, praktik bimbingan bisa dianggap belum apabila
tidak dilakukan konseling.
Menurut
Winkel yang dikutip oleh Bambang Ismaya dalam buku Bimbingan dan Konseling
Studi, Karir dan Kelurga berpendapat bahwa konseling merupakan serangkaian
kegiatan paling pokok dari bimbingan dalam usaha membantu konseli secara tatap
muka dengan tujuan agar klien dapat mengambil tanggung jawab sendiri terhadap berbagai
persoalan atau masalah khusus.
“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar dalam
kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan
saling menasehati supaya mentaati kebenaran dan saling menasehati supaya
menetapi kesabaran.” (QS Al-Ashr/103)
BY:
RUKAYA, S.Pd., M.Pd

Tidak ada komentar:
Posting Komentar