"Membantu anak dalam mengembangkan kepribadian,
sehingga mampu mengambil keputusan
yang bertanggung jawab"@R.K
Membicarakan masalah seks bagi sebagian orang masih dianggap tabu. apalagi kalau dikaitkan dengan masalah anak-anak. Maka wajar jika masih banyak orang tua yang merasa malu dan risih mengajarkannya pada anak. Padahal pendidikan seks pada anak-anak bukan berarti mengajarkan soal hubungan badan, melainkan lebih kepada upaya memberikan pemahaman kepada anak tentang organ seks mereka, juga naluriah alamiah yang mulai muncul, serta bimbingan dalam menjaga dan merawat organ intin sesuai dengan pemahaman mereka.
Melalui pendidikan seks yang benar, anak-anak diharapkan dapat melindungi diri dan terhindar dari pelecehan, sementara para remaja lebih bertanggung jawab dalam menjaga naluri seksnya. Sangat penting orang tua memberikan pendidikan seks kepada anak dari usia balita hingga pra nikah dan berpegang pada kaidah norma-norma Islam.
Jadi tujuan pendidikan seks adalah untuk membentuk suatu sikap emosional yang sehat terhadap masalah seks dan membimbing anak dan remaja ke arah hidup dewasa yang sehat dan bertanggung jawab terhadap kehidupan seks. Hal ini dimaksudkan agar mereka tidak menganggap seks itu suatu menjijikan dan kotor. Tetapi sebagai bawaan manusia, yang merupakan anugrah Tuhan dan berfungsi penting untuk kelanggengan kehidupan manusia, dan supaya anak-anak itu bisa belajar menghargai kemampuan seks dan hanya menyalurkan dorongan tersebut untuk tujuan tertentu (yang baik) dan pada waktu yang tertentu saja.
@R.K

Ditunggu bukunya kak 😊
BalasHapusDitunggu bukunya kak 😊
BalasHapusSepertinya menarik, klu jadi Buku.
BalasHapus