Sabtu, 10 Februari 2018

PLAYBOY JAMAN NOW

"Seseorang ditusuk kepalanya dengan jarum besi lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya."
Tidak semua laki-laki jaman now memiliki niat yang tulus saat mendekati perempuan jaman now. Biasanya, laki-laki jaman now dengan kepribadian kekanak-kanakan cenderung tidak akan menghargai arti sebuah hubungan dan  perasaan orang lain. Laki-laki jaman now seperti ini hanya fokus pada bagaimana caranya agar dia tidak jomblo dan malu dengan teman-temannya.
Ada 6 trik yang digunakan laki-laki playboy jaman now yang kamu kira kalau dia suka kamu. Dia akan melakukannya sampai kamu luluh dan akhirnya menerimamu jadi pacarnya. Padahal sebenarnya, dia tidak menyukaimu.
1.      Siap-Siap Hati & Telinga Panas. Reputasi laki-laki playboy jaman now cenderung buruk, tidak jarang dicap sebagai penjahat perempuan. Mereka sering kali memberikan harapan palsu kepada perempuan. Tidak heran kalau banyak perempuan yang patah hati dibuatnya. Selain itu sudah merupakan karakternya, bahwa semua playboy memang selalu baik hampir kepada semua perempuan. Tidak perlu langsung emosi ketika si dia memberi potongan kue pertama ultahnya kepada perempuan lain. Si dia belum tentu menganggap Anda istemewa walaupun sudah beberapa kali jalan bersama. Anda juga harus bersiap menjadi bahan gunjingan. Karena seringnya, perempuan yang dekat denganya ikut terimbas sial dan dianggap koleksinya.
2.      Supel. Salah satu ciri utama laki-laki playboy jaman now  adalah pintar bergaul. Sepertinya dia mengenal dan dikenal berbegai kalangan, mulai dari pelayan kafe, kaum eksekutif sampai pejabat perusahaan. Makanya tidak heran, laki-laki  playboy biasanya termasuk  supel. Tidak jarang pula dia termasuk yang populer di berbagai komunitas, terlebih di lingkungan dia beraktifitas.
3.      Butuh tantangan. Sifat lain laki-laki  playboy jaman now pada umumnya adalah suka tantangan dalam menaklukan perempuan. Dalam pikirannya, tidak ada perempuan yang tidak bisa diluluhkan hatinya. Kalau sudah mengincar satu perempuan, dia bakal rela melakukan apapun untuk mendapatkannya. Mengejar dan dikejar perempuan adalah sesuatu yang biasa buat dia. Dia juga terbiasa menghadapi berbagai tipe perempuan dan punya rencana A-Z untuk menarik perhatian perempuan. Satu trik untuk menghadapi laki-laki seperti ini adalah dengan balik menantangnya. Buat dia penasaran dengan sikap tarik-ulur Anda. Dengan membuatnya penasaarn, Anda bisa mengecek sejauh mana dia tertarik pada Anda.
4.       Hati-hati Rayuan Maut. Modal laki-laki  playboy jaman now ternyata tidak hanya penampilan fisik dan materi namun juga kata-kata manisnya, rencana-rencana romantis dan perhatian-perhatian mereka. Makanya sangat penting untuk Anda perhatikan ketika dia mulai membombardir rayuanmaut atau kiriman coklatnya, jangan sampai membuat Anda terbuai dan melupakan kualitas yang Anda inginkan darinya. Tapi bukan berarti langsung anti dan memasang ‘pertahanan’, lebih baik nikmati saja. Saat dia memuji, angap saja dia penggemar berat Anda. Terpesona boleh saja, apalagi laki-laki playboy memang didesain untuk berhasil mempesona kaum hawa.
5.      Jago Berbohong. Parahnya, selain mampu mempesonakan dengan perhatian-perhatiannya, biasanya mereka juga menguasai ilmu berkelit tingkat tinggi. Ilmu ini biasanya digunakan agar mereka dapat aman jalan dengan perempuan yang lain tanpa menimbulkan rasa curiga. Soalnya, kalau mereka ketahuan selingkuh bisa menjatuhkan reputasinya sebagai laki-laki penuh perhatian. Jadi tidak perlu heran kalau dia beberapa kali membatalkan janji karena harus mengantar adiknya ke dokter gigi-lah, mobil yang tiba-tiba ngadatlah atau menjemputmamanya arisan. Dan jangan kaget kalau pada saat yang sama salah seorang teman bilang kepada Anda kalau si dia terlihat sedang jalan di mall dengan perempuan lain. Lebih baik ‘singkirkan’ saja, sebelum makan hati.
6.      Takut Komitmen. Ini merupakan satu tantangan berat untuk menaklukan si playboy jaman now: takut komitmen! Playboy selalu ingin menikmati kebebasan. Buat si dia, kalau bisa menikmati hubungan dengan banyak perempuan, kenapa harus stuck dengan satu perempuan saja? Menikah dan berkeluarga adalah rencana jangka panjang yang jauh dari pikirannya. Makanya jagan berharap bisa segera memperkenalkan si dia dengan keluarga besar Anda karena bisa-bisa dia justru kabur. Saai ini mungkin si dia masih ingin bebas menikmati hidup sebagai seorang lajang. Tapi suatu saat nanti si dia pasti akan mulai mencari hubungan tetap. Kuncinya: Bersabar!
"Percakapan Anak Jaman Now"
Playboy jaman now, apaan tuh? Eh. masa kamu belum tahu playboy jaman now, sih? Waduh, mesti hati-hati itu, jangan-jangan teman laki-laki kamu juga masuk tipe manusia cap kelinci ini? Atau malah kamu yang laki-laki termasuk dalam daftar sebutan itu? Ih, amit-amit deh, meskipun imut-imut!
Lha, emangnya kenapa? Playboy jaman now itu saudara-saudara, adalah istilah buat para lelaki yang suka ngelaba and hobinya mengoleksi benyak perempuan, untuk dijadikan pemuas nafsunya, tho. Boleh dibilang para aktivis playboy tak bisa netep di satu hati. Mesti pindah-pindah. Beda banget dengan yang digembar-gemborkan KLA Project,? Tak bisa ke lain hati…’ Jadi, ibarat kumbang lah, habis bunga yang satu layu dihisap madunya, dia bakal nyari bunga yang ain. Pokoknya, habis manis sepah dibuang!
Saal penampilan? Jelas dong, kalo yang punya tampang kartu mati atau klimis alias kliatan miskin, jarang yang berani macem-macem. Rata-rata, yang punya tampang Oke seperti yang dimiliki Brad Pitt, Leonardo Di Caprio, Sylvester Stalone, Antonio Banderas, atau Pierce ‘007″ Brosnan dan macam-macam itulah yang banyak jadi playboy. Wajar dong, soalnya tampang mereka memang layak jual, sementara imannya ternyata blong. Jadinya, cooocok!
Nah, kamu sudah tahu kan sekarang? Pasti dong. Soalnya walau bagaimana pun juga kamu bukan tipe orang macam Forest Gump (he… he.. sori).
Tahu Don Juan dan Cassanova? Yes, beliau-beliau itu adalah pentolan para playboy kelas kakap. Malah gokilnya Don Juan punya semboyan, Aku lihat, aku dapat, aku sikat dan… aku minggat” Gilee beneeer.
Warren Beaty, pemeran Dick Tracy yang main bareng sama Madonna juga termasuk yang suka ‘ngerjain” perempuan. Sebagaa contoh selebornya Beaty adalah, dia enak-enakan kencan bareng lawan mainnya (Madonna) saat syuting film itu, padahal istrinya juga ikutan nimbrung di film itu. Ck.ck..ck… sableng juga tuh ‘bocah.’
Jadi Playboy jaman now, Kebanggaan Anak laki-laki? Punya wajah kece dan bebas jerawat, ditambah postur tubuh yang menjanjikan, paling nggak, boleh dibilang kembarannya David Beckham atau David Ginola, atau juga sedikit mirip Jhonny Depp aktor keren yang namanya tendongkrak lewat film Don Juan De Marco di tahun 1995, hati-hati, jangan sampe membuat kamu gelap mata karena terlalu PD. Mentang-mentang punya pesona, lalu mengobralnya pada setiap perempuan dan sok romantis, kelakuanmu itu bisa bikin berabe brurl Kamu bakalan dapat semburan sumpah serapah dari perempuan yang kamu kerjain.
Tokoh James Bond, sejak filmnya yang pertama, Dr. No, sampai sekuelnya yang ke 19, The World is Not Enough, Bond selalu dikerubungi perempuan cantik dan seksi. Tentu saja, tokoh rekaan Ian Fleming, seorang mantan perwira angkatan laut Inggris ini tak membiarkan begitu saja kesempatan emas yang terbuka di depan matanya. Mana ada sih kucing yang membiarkan ikan? Apalagi ikannya yang nyamperin. Walhasil, Bond juga ternyata ‘teladan’ playboy jaman now never dies!
Gimana nggak, tokoh-tokoh James Bond itu ganteng dan keren, itu dibuktikan oleh Roger Moore, Sean Connery, Timothy Dalton (di masa mudanya saat memerankan agen rahasia lnggris, Mi-5 itu) atau Pierce Brosnan, sehingga membuat pare cewek kolaps, lalu tergila-gila dan selalu ingin dekat dengan dirinya. Nah, bagi kamu yang mirip-mirip mereka., harus hati-hati, jangan sampe kamu menapak tilasi mereka dalam soal mempermainkan perempuan.
Lho, kan enak bisa dikerubungi perempuan cantik? Iya, enak di kamu nggak enak di perempuan! Coba saja kamu pikirkan, secara perasaan saja, seandainya kamu jadi perempuan, bila kekasihmu sering gonta-ganti gacoan, misalnya saja, kemarin Si Meta, hari ini kamu, eh, besoknya Si Rina. Kamu sakit hati nggak, sementara segala milikmu telah direnggut habis. Karena terlalu percaya dengan omongannya yang manis tapi beracun ‌ dan sang ‘Casanova” pergi entah kemana (tak mustahil, dia lagi enak-enakan kencan dengan yang lain). Nah lho, merana deh.
Lagi pula, alasan aneh bin ajaib yang sering dilontarkan para pelaku aktif ngelaba adalah nyari variasi, katanya. Urusan nyari gacoan dan gonta-ganti pasangan, rupanya telah menjadi trade mark anak laki-laki, meskipun anak perempuan yang begitu juga nggak sedikit. Secara psikologi, memang itu sangat berpengaruh terhadap rasa PD-nya. Bukan apa-apa, semakin banyak perempuan digaet, semakin laku di pasaran (ciee…). Persis minyak goreng saat krisis moneter, tanpa promosi pun ia akan dikejar den dicari. Celakanya, bagi sebagian laki-laki, jadi playboy memang dambaan hidupnya.
Hal ini jelas mendongkrak full harga diri laki-laki, celakanya justeru karena terlalu PD, akhirnya lupa daratan. Keenakan jadinya, dan yang tadinya cuma iseng, sekarang jadi nyandu. Namun ingat wahai para laki-laki, kalo aset ‘nasionalmu’ sudah melempem, kamu akan segera dilupakan orang. Persis seperti Marlon Brando, yang memerankan Stanley Kowalski dalam film A Streetcar Named Desire (1951). Saat muda dipuja (tapi sekaligus dicaci) banyak perempuan, dan ketika tuanya, ia dilupakan orang begitu saja.
Alasan lain yang sering dipakai oleh para aktivis ngelaba alias playboy adalah sebagai balas dendam, karena ia merasa ditipeng dan dikerjain habis-habisan sama pasangannya. Seperti yang dilakukan Sylvester ‘Copland” Stallone yang mendadak menjadi trengginas setelah diperas abis-abisan oleh mantan istrinya yang kemudian menjadi lesbian, Brigitte Nielsen, Sly kerap rnenyakiti hati perempuan. Setiap pacarnya selalu dihamili untuk kemudian dicampakkan begitu saja. Bak kumbang, ia pindah dari satu bunga ke bunga yang lain, tentu setelah madunya dikuras habis.
Agar Tak Jadi Playboy jaman now, Di masa Rasulullah, ada seorang pemuda yang penampilannya oke punya; wajahnya kece, anak bangsawan, jujur, cerdas, dan sholeh. Siapa dia? Mushab bin Umair. Ya, Mushab, yang telah membuat gadis-gadis Makkah selalu menantikan kehadirannya. Mushab memang idaman. Tapi, apakah Mushab memanfaatkan kelebihannya itu untuk mempermainkan perempuan? No way! Boro-boro jadi playboy, punya semangatnya saja tidak. Malah Mushab tak mempedulikan mereka sedikitpun.
Beliau selalu menundukkan pandangannya, bukan berarti beliau nggak normal, tapi karena beliau lebih malu dan takut kepada Allah dan Rasul-Nya. Sehingga beliau tak pernah mengobral pesonanya sembarangan. Ya, memang bertentangan banget sama kelakuannya bintang The Platoon Charlie Sheen‌ ganteng tapi sekaligus predator perempuan cantik!
Nah, kalo kamu memang punya tampang keren dan beken (bekas kenek? Bukan, brur! Ya, populer, gitulah), jangan merasa kamu berada di atas awan-awan, lalu memanfaatkan kegantengan face-mu dan seluruh penampilan tubuhmu untuk menjerat banyak perempuan sebagai pemuas nafsumu. Atau memanfaatkan potensi tubuhmu untuk mendongkrak popularitas dan karirmu, seperti apa yang pernah dilakukan oleh Antonio Banderas yang tenar karena ketebelece Madonna. Ceritanya, pada tahun 1991, Madonna mengajaknya dan memberi referensi sebagai laki-laki paling seksi dalam film dokumenter yang kontroversial tentang dirinya, In Bed With Madonna. Setelah itu, nama Antonio melambung dan jadi buah bibir di jagat Hollywood. Lama-lama bocah Spanyol ini mulai bertingkah, itu dibuktikannya dengan memburu Melanie Griffith dan meninggalkan istrinya, Ana Leza. Dasar Playboy!
Lalu gimana dengan sang perempuan? “Kasihan perempuan!” begitu kira-kira orang menilai tentang perempuan korban para playboy. Betul memang, para laki-laki seharusnya menjaga dan melindungi perempuan, karena kelemahannya itu. Tapi jangan salah, menurut John Gray, Ph.D., seorang psikolog di Amerika, beliau mengatakan bahwa antara taki-laki dan perempuan itu memang berbeda. Ibaratnya mereka datang dan planet yang berlainan. Laki-laki dari Mars dan perempuan dan Venus. Laki-laki sifatnya agresif, sementara perempuan cenderung nrimo. Barangkali karena sifat ini pula, para laki-laki (yang punya semangat ngelaba) cenderung mendikte dan mempermainkan perempuan.
Dan dengan menyadari perbedaan itu, semestinya kaum laki-laki lebih arif dalam memperlakukan wanita. Meski menurut Erich Fromm, pengarang kitab Escape From Freedom yang ditulis dibawah bayang-bayang kekuasaan Hitler, memberikan pernyataan bahwa manusia itu makhluk sosial sehingga mau tidak mau ia akan membutuhkan teman untuk hidup, teman untuk bicara dan sebagainya. Namun, meski demikian, manusia tak bisa dibiarkan bebas menentukan aturan sendiri.
Ini barang kali bisa dijadikan sebagai pelajaran bagi jamaah laki-laki. Dalam ajaran Islam itu ada aturannya, brur. Termasuk untuk urusan gaul. Jangan mentang-mentang demi gaul, lalu kita bebas melakukan apa saja terhadap lawan gaul kita. Lebih-lebih sampai ngelaba segala. Nggak baik. Selain merusak kerja sama antara laki-laki dan perempuan, juga telah merusak tatanan sosial. Catet, itu!
Jadi, agar kamu (khusus laki-laki) nggak terjerembab masuk ke dalam jamaah para playboy jaman now, maka wajib tahu aturan main dalam gaul dengsn lawan jenis, karena memang awalnya dari sini. Kemudian, lambat laun mulai mengertilah perasaan perempuan. Meski secara psikologi perempuan itu memang cenderung ingin memamerkan apa yang dimilikinya persis seperti burung merak yang doyan memamerkan bulu indahnya ditambah dengan sifatnya yang mudah tersentuh (dan disentuh tentunya), tapi para laki-laki jangan bereksperimen mempermainkan mereka. Kasihan…
Kendalikan Nafsumu! Aryton Senna, sang pembalap formula 1, karena ngotot nginjek pedal gas terus-terusan dan lupa nginjek rem (dan memang ajalnya sudah tiba), akhirnya tak kuasa mengendalikan mobilnya yang melaju dengan kecepatan 350 km/jam, lalu membentur dinding pembatas di sirkuit Imola, dan akhirnya tewas.
Barangkali, itulah gambaran orang yang tak kuasa mengendalikan hawa nafsunya. Karena terlanjur memanjakan nafsu, akhirnya nafsu itu sendiri yang membinasakan dirinya.
Berarti harus mematikan nafsu? Nggak sekejam itu, brur! Nafsu tak bisa dimatikan, tapi bukan berarti nggak bisa dikendalikan. Ya, sepanjang kita masih hidup, nafsu akan senantiasa hadir dalam diri kita, mengalir dalam energi kehidupan kita. Dan tentunya kita harus pandai menyalurkan kepada yang benar dan baik. ltulah namanya mengendalikan.
Kemudian bagi kamu-kamu yang terlanjur jadi “murid” Don Juan dan Casanova, jangan merasa aman-aman saja dengan kelakuan burukmu. Potensi dirimu ada batasnya, terus perbuatanmu juga akan dimintai pertanggungjawaban. Allah berfirman, “Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati semuanya akan dimintai? Pertanggung jawaban”. (OS. Al lsra’: 36).
Nah, bagi yang belum terjun (dan jangan caba-coba tenjun) jadi playboy jaman now, ada baiknya menyimak firman Allah, “KatakanIah kepada orang Iaki-Iaki yang beriman supaya menundukkan sebagian pandangan mereka”. (QS. An Nur:30).
Jadi, ini vonis buat para laki-laki agar jangan ngecengin anak perempuan, apalagi sampai ngelaba segala. Lalu, mungkin ada yang bertanya, “Kenapa para playboy jaman now malah semakin banyak, padahal aturannya sudah ada?”
lnilah salah satu produk ideologi kapitalisme yang telah membuat masyarakat kita berantakan. Salah satu yang didakwahkan para pengemban ideologi ini adalah paham permisivisme alias kebebassn yang kelewat batas. Terutama dalam hubungan antara laki-laki dan wanita. Makin permisive-nya kaum muslimin, maka semakin longgarlah nilai-nilai keislaman yang selama ini mengikatnya.
Justru ketika nilai-nilai ketakwaan individunya melorot, kemudian kontrol masyarakatnya melemah dan penerapan aturan dan sanksi oleh negara, saat itu pula Iah kita mudah dihancurkan. Ya, buktinya sekarang .
Jadi,  mulai saat ini kamu harus sadar, kamu juga wajib mempelajari Islam sampai sempurna, agar kamu tak Iagi membiarkan nafsumu liar begitu saja. Makanya, jangan iseng, nanti malah kecanduan, Iagi. Yakinlah, bahwa kita bisa mengubah diri kita, hanya soal waktu dan kesadaran.
"Sekian percakapan anak jaman now"
Wahai para playboy jaman now, tidakkah kalian menginginkan kehidupan yang bahagia selamanya? Tidakkah kalian menginginkan jannah (surga) Allah subhanahu wata’ala yang luasnya seluas langit dan bumi?
Ketahuilah, jannah Allah subhanahu wata’ala itu diraih dengan usaha yang sungguh-sungguh dalam beramal. Jannah itu disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa yang mereka tahu bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara, mereka merasa bahwa gemerlapnya kehidupan dunia ini akan menipu umat manusia dan menyeret mereka kepada kehidupan yang sengsara di negeri akhirat selamanya. Allah subhanahu wata’ala berfirman: “Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (Ali ‘Imran: 185)
 Katakan No untuk pacaraan, Laki-laki playboy jaman now  seperti itu benar-benar tak pantas untukmu. Diajak untuk takut dosa malah nantang. Diajak tobat malah kumat jahatnya. Inilah momen untuk kamu ketahui bahwa ternyata laki-laki yang pernah kamu kenal adalah orang yang keras hatinya dan susah diajak kepada kebenaran. Maka, biarkan saja. 
Yakinlah bahwa Allah akan memberimu ganti dengan seseorang yang jauh lebih baik darinya, kelak bila kamu sudah siap untuk berumah tangga. Untuk saat ini, fokus dulu pada belajar dan berprestasi setinggi-tingginya ya. Jangan khawatir soal jodoh karena sejak mula ruhmu ditiupkan dalam rahim ibu, pasangan jiwa itu sudah ada untukmu. Tinggal kamunya saja mau menjemputnya dalam kondisi haram atau halal. It’s up to you, Bro. Muslim cerdas pastilah memilih yang halal yaitu tanpa pacaran sebelum nikah. Keren kan? Siip dah! ^_^ 

“Perempuan-perempuan yang keji untuk Laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik ntuk laki-laki yang baik, an laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan reseki yang mulia (surga).” (QS.An-Nur:26)
#R


Tidak ada komentar:

Posting Komentar